top of page

Solid Berjangka | 12 Tanda Hamil Muda, dari yang Paling Lumrah hingga Tak Terduga

  • Jul 5, 2019
  • 6 min read

SOLID BERJANGKA

12 Tanda Hamil Muda, dari yang Paling Lumrah hingga Tak Terduga - Solid Berjangka

Solid Berjangka Lampung - JIKA sudah menikah, ada baiknya cepat menyadari apa saja perubahan yang terjadi pada tubuh. Siapa tahu, Anda hamil muda. Kondisi ibu hamil yang cepat terdeteksi sejak awal bisa menyelamatkan ibu dan bayi dari masalah yang tidak diinginkan. Apa saja ciri-ciri hamil muda yang harus diketahui?

Tanda awal kehamilan yang paling sering muncul

Secara umum ada berbagai tanda perubahan tubuh yang bisa Anda amati di awal kehamilan. Berikut adalah yang paling sering muncul di trimester pertama kehamilan.

Telat haid

Anda kemungkinan besar sedang hamil muda jika sudah berhubungan seks dan tidak haid 5 hari atau lebih dari seminggu sejak tanggal seharusnya. Jika Anda sudah berhubungan seks dan tidak kunjung haid juga selama rentang waktu tersebut, artinya proses pembuahan sudah berlangsung untuk kemudian berkembang menjadi bakal janin.

Setelah implantasi, tubuh Anda akan melepaskan hormon HCG yang bertugas menjaga kehamilan. Hormon ini jugalah yang memberitahu indung telur untuk setop memproduksi sel telur baru sementara Anda masih hamil. Maka otomatis tidak ada sel telur yang luruh menjadi darah haid. Namun, perlu dipahami bahwa telat haid bisa juga disebabkan oleh banyak hal di luar kehamilan. Stres dan perubahan pola makan, misalnya.

Perubahan payudara dan puting

Perubahan payudara menjadi salah satu tanda yang muncul di awal kehamilan. Dalam minggu-minggu pertama kehamilan, payudara Anda mungkin akan tampak lebih besar, berat, padat, dan keras dari biasanya. Payudara juga mungkin terasa lebih sensitif dan nyeri, juga menyesakkan.

Selain itu, muncul garis-garis urat pada area di sekitar puting susu. Bagian areola puting juga dapat berubah warna semakin gelap dan ukurannya melebar. Tanda awal kehamilan ini terjadi akibat perubahan hormon. Payudara membengkak dan puting menghitam karena hormon kehamilan meningkatkan aliran darah menuju area tersebut demi mempersiapkan produksi ASI.

Semua perubahan payudara tanda hamil mulai terjadi di minggu ke-4 sampai 6, sementara perubahan warna puting dan areola mulai sekitar minggu ke-11 kehamilan.

Keluar bercak darah dari vagina

Bercak darah kehamilan berbeda dengan darah haid. Bercak darah tanda awal kehamilan disebut perdarahan implantasi. Flek ini muncul sebagai efek embrio yang berhasil tertanam pada dinding rahim. Saat embrio menempel, prosesnya bisa membuat dinding rahim terkikis sehingga mengakibatkan keluarnya bercak darah.

Perdarahan implantasi muncul hanya berupa 1-2 tetes darah yang berwarna merah muda kekuningan atau kecokelatan. Flek bisa muncul kapan saja dalam 10-14 hari setelah pembuahan, dan berlangsung selama 1-3 hari. Perdarahan implantasi tidak akan muncul deras dan berlangsung lebih dari 5 atau 7 hari. Klik halaman selanjutnya untuk informasi lebih lengkap tentang hamil muda.

Kram perut

Kram perut ciri-ciri hamil muda juga terjadi akibat proses implantasi embrio. Maka dari itu, tanda kehamilan awal ini biasanya muncul berbarengan dengan flek darah. Untuk membedakan kram perut tanda hamil dan tanda mau mens, perhatikan intensitas dan lokasi sakitnya.

Kram perut tanda awal kehamilan umumnya tidak terlalu sakit, hanya seperti dicubit, dan berlangsung singkat. Kram bisa mulai terasa segera setelah ovulasi, tapi mereda dalam hitungan jam. Kram akibat implantasi embrio juga cenderung terpusat pada satu titik lokasi saja.

Misalnya jika embrio menempel di sisi kiri rahim, kram akan lebih terasa pada perut sebelah kiri bukan yang kanan. Jika nyerinya berlangsung lama hingga berhari-hari dan sakitnya terasa menyeluruh, ini kemungkinan besar kram gejala PMS.

Cepat lemas dan lelah

Tubuh yang gampang capek dan lemah meski tidak habis melakukan sesuatu yang berat bisa jadi tanda awal kehamilan. Ibu hamil bisa mengalami kelelahan luar biasa walaupun usia kehamilannya baru 1 minggu.

Ini normal terjadi selama hamil muda, bahkan mungkin terus sampai waktunya melahirkan.

Kenapa? Sebab saat hamil, hormon progesteron Anda akan meningkat drastis yang mengubah metabolisme tubuh. Selain itu, tubuh wanita akan melemahkan sistem imunnya sejak sebelum implantasi agar embrio dapat melekat dan menetap di rahim.

Kekebalan tubuh yang melemah ini juga meningkatkan risiko ibu hamil mudah kelelahan. Kadar gula darah dan produksi darah segar pun cenderung lebih rendah karena sebagian besarnya ditujukan ke rahim. Inilah yang membuat ibu hamil gampang capek.

Mual dan muntah

Salah satu tanda awal kehamilan yang umum dirasakan adalah mual di pagi hari atau morning sickness. Mual dapat dialami dengan atau tanpa muntah. Namun meski namanya “morming sickness”, gejala mual-mual juga bisa terjadi sepanjang hari.

Ciri-ciri hamil muda ini umumnya baru muncul setelah Anda memasuki minggu keenam. Ada juga beberapa ibu hamil yang mengalami morning sickness secepat di minggu ke-2 atau segera setelah pembuahan terjadi.

Sensitif pada bau

Menurut sebuah penelitian, kepekaan hidung untuk mencium bau akan meningkat drastis selama kehamilan. Ini umumnya menjadi tanda yang muncul di awal kehamilan. Banyak ibu hamil muda yang mudah merasa pusing, mual dan muntah, atau bahkan rusak moodnya seketika hanya karena mencium bau tertentu.

Padahal, mereka mungkin tidak merasa kenapa-kenapa dengan aroma tersebut sebelum hamil. Kepekaan hidung ini jugalah yang memengaruhi tendensi ngidamnya ibu hamil. Selera makan ibu hamil mungkin berubah karena mencium bau makanan tertentu. Ada yang tadinya suka makanan tertentu, tapi jadi sangat membenci makanan itu saat hamil atau sebaliknya.

Ciri-ciri hamil muda yang kurang umum

Selain mengalami telat menstruasi, morning sickness, dan payudara nyeri, kehamilan juga bisa disertai gejala lain yang kurang umum. Berikut adalah ciri-ciri hamil muda yang lebih jarang terjadi:

Sering buang air kecil

Mungkin Anda tidak menyadari hal ini. Namun, sering buang air kecil juga bisa menjadi ciri-ciri hamil muda bagi banyak wanita. Tanda kehamilan ini mulai terjadi sekitar awal minggu ke-6 sampai kedelapan setelah pembuahan.

Saat Anda hamil, perubahan hormon membuat kandung kemih jadi lebih sensitif sehingga Anda lebih sulit menahan pipis. Refleks, seperti bersin, batuk, atau tertawa juga mungkin dapat membuat Anda ngompol tanpa sadar.

Sembelit

Sembelit atau BAB tidak teratur mungkin juga termasuk jadi salah satu tanda awal kehamilan. Masalah sulit BAB ini muncul karena kenaikan hormon progesteron. Ketika hormon progesteron tinggi, pergerakan usus jadi lebih lambat untuk menyalurkan makanan hingga ke ujung anus. Maka feses Anda lebih sulit dikeluarkan.

Selain sembelit, masalah perut lainnya yang juga muncul di awal kehamilan adalah perut kembung dan begah. Masalah perut ini bisa terjadi di minggu awal kehamilan, dan bahkan bisa berlanjut sampai beberapa bulan ke depan.

Mood swing

Mood ibu yang sedang hamil muda rentan tidak stabil dan mudah berubah-ubah. Ini lagi-lagi karena perubahan hormon dalam tubuh yang dapat menyebabkan Anda gelisah dan mudah marah. Terkadang, Anda mungkin ceria tapi tak berapa lama kemudian bisa murka atau menangis tersedu-sedu. Gejala perubahan suasana hati lebih umum terjadi saat Anda baru pertama kali hamil.

Sakit kepala

Sakit kepala adalah tanda yang mungkin muncul di awal kehamilan bagi beberapa wanita. Para ahli percaya bahwa peningkatan hormon tiba-tibalah yang membuat Anda mengalami sakit kepala. Sakit kepala selama kehamilan juga dapat disebabkan oleh peningkatan aliran darah. Tubuh akan menampung sekitar 50% volume darah tambahan saat Anda mengandung.

Mimisan atau gusi berdarah

Gusi Anda berdarah saat menyikat gigi, atau hidung tiba-tiba mimisan saat mencoba buang ingus? Dua tanda ini mungkin saja terjadi di awal kehamilan. Mimisan atau perdarahan gusi ringan juga bukanlah ta yang perlu dikhawatirkan.

Selama trimester pertama, jantung Anda bekerja lebih keras sehingga jumlah dan volume darah yang beredar di tubuh meningkat. Termasuk yang mengalir ke hidung dan mulut. Lapisan dalam hidung serta bagian dalam gusi dipenuhi oleh pembuluh darah kecil yang rapuh dan rentan pecah.

Maka, aliran darah yang datang deras tiba-tiba bisa menjebol dinding pembuluh hingga menyebabkannya pecah, menghasilkan mimisan atau gusi berdarah. Perubahan hormon juga dapat memicu mimisan sering terjadi selama kehamilan awal. Selain mimisan, perubahan hormon dapat membuat Anda sering pilek tanpa alasan karena hidung menjadi tersumbat.

Tak semua wanita punya tanda kehamilan yang sama

Tidak semua wanita menunjukkan gejala yang seragam di awal kehamilan. Ada yang mengalami mual muntah tapi tidak merasa kram perut implantasi, atau sebaliknya. Bahkan, perempuan yang sudah pernah hamil berkali-kali mungkin saja mengalami gejala yang berbeda di setiap kehamilannya.

Ini karena tubuh setiap wanita pasti berbeda, sehingga bagaimana mereka bereaksi terhadap perubahan tubuhnya juga akan berbeda. Memastikan Anda hamil muda tidak cukup hanya dengan melihat ciri-ciri saja. Terlebih, tidak semua calon ibu mengalami tanda kehamilan yang sama. Ada pula yang tidak pernah merasakan gejala apa pun sehingga tidak sadar dirinya hamil.

Maka jika Anda merasa yakin hamil, ada baiknya segera cek dengan test pack. Test pack adalah alat tes kehamilan yang dapat diperoleh di apotek atau toko obat. Hasil test pack umumnya cukup akurat, sekitar 97-99 persen.

Namun, kehamilan baru dapat terdeteksi secara akurat oleh alat setidaknya 10 hari setelah telat haid. Gunakan alat sesuai instruksi pada kemasan untuk hasil yang akurat. Anda juga bisa periksa ke dokter untuk memastikan positif hamil atau tidak. - Solid Berjangka

sumber : okezone

Baca Juga :

Comments


Who's Behind The Blog
Recommanded Reading
Search By Tags
Follow "THIS JUST IN"
  • Facebook Basic Black
  • Twitter Basic Black
  • Black Google+ Icon

Also Featured In

    Like what you read? Donate now and help me provide fresh news and analysis for my readers   

Donate with PayPal

© 2023 by "This Just In". Proudly created with Wix.com

bottom of page