SOLID GOLD BERJANGKA | Penyebab Hipersomnia
- Oct 11, 2017
- 2 min read
SOLID GOLD BERJANGKA - Penyebab Hipersomnia

SOLID GOLD BERJANGKA LAMPUNG - Kita pun perlu tahu apa saja faktor yang mampu menyebabkan hipersomnia terjadi. Ada beberapa kondisi yang diperkirakan mampu meningkatkan risiko hipersomnia pada seseorang, yaitu: Gangguan Tidur – Gangguan tidur berupa sleep apnea, narkolepsi, insomnia, sindrom kaki gelisah, dan tidur berjalan. Efek Pengobatan Tertentu – Ada kalanya obat tertentu yang tengah dikonsumsi dapat menyebabkan efek hipersomnia. Namun, berhenti dari menggunakan obat tertentu saat sudah tergolong kecanduan juga bisa menjadi penyebab hipersomnia. Putus obat pun perlu diwaspadai kalau Anda telah terlalu lama mengonsumsi obat tertentu. Kurang Tidur – Ada banyak hal yang mampu menyebabkan seseorang mengalami kurang tidur. Jam kerja panjang dan lembur adalah faktor-faktor yang kerap mengharuskan seseorang untuk begadang walau ada beberapa orang yang begadang karena bermain game atau menonton video. Begadang hingga pagi menyebabkan kurang tidur dan bila berkepanjangan akan mudah memicu hipersomnia nantinya. Faktor Lingkungan – Ketika tidur tak begitu panjang atau tidur hanya sebentar-sebentar bisa saja menyebabkan tubuh terasa lelah walau kelihatannya Anda bisa tidur dari malam hingga pagi. Faktor lingkungan seperti pasangan memiliki kebiasaan mengorok sewaktu tidur, bayi yang terbangun di tengah malam, suhu terlalu dingin atau panas, kasur yang tak nyaman, hingga tetangga yang berisiknya terdengar hingga sampai ke kamar kita. Kerja dengan Sistem Shift – Sistem shift kerja yang kerap berubah dan tak selalu pasti bisa menjadi pemicu kacaunya ritme internal tubuh yang kita bisa istilahkan dengan ritme sirkadian. Dari kacaunya ritme tersebut, otak pun akhirnya menjadi kesulitan dalam bersinkronisasi dalam pengaturan waktu tidur. Kondisi Mental Tertentu – Saat seseorang mengalami kekecewaan, rasa cemas berlebihan, hingga depresi, faktor-faktor ini mampu memicu rasa susah tidur dan biasanya juga menyebabkan seringnya terbangun di tengah malam. Dari masalah seperti inilah kemudian hipersomnia muncul. Perubahan Zona Waktu – Mungkin bagi yang jarang melakukan perjalanan jauh apalagi pergi ke belahan bumi lain dengan perbedaan zona waktu yang cukup banyak dan berbeda, ini otomatis akan berpengaruh terhadap jam biologis internal atau ritme sirkadian. Hipersomnia dapat muncul dari faktor seperti ini. Penyakit Tertentu – Penyakit seperti asma nokturnal, refluks esofagus, serta hipotiroidisme dan juga penyakit kronis lainnya mampu menjadi pengganggu tidur yang kemudian berujung pada hipersomnia. Faktor Usia – Pada umumnya, hipersomnia lebih banyak dialami oleh para remaja maupun orang-orang di usia produktif atau dewasa muda. Bahkan diketahui pula bahwa pertama kali hipersomnia dijumpai atau dikenali pada masa dewasa muda atau remaja. SOLID GOLD BERJANGKA Sumber : Halosehat

Comments